Jumat, 12 Februari 2016

BAYANG INDAHMU

Masih jelas ku ingat semua tentangmu, dan  sampai saat ini tiada yang mampu aku lakukan untuk menghapusnya. Setiap detik, saat ku mencoba melupakannya. Entah mengapa, rasa ini semakin dalam aku rasakan. Kehadiran yang dulu pernah hidup dengan kebahagiaan, kini masih enggan untuk melangkah pergi dan menjauh. Mungkin dengan semua yang masih kurasakan ini, semuanya akan tersimpan rapi dalam kotak indah dalam hati ini. Aku hanya bisa berharap, semoga perasaan ini akan tetap ada. Meskipun suatu hari nanti, aku harus menggantinya dengan rasa yang baru.
            Kesunyian yang ku hadapi semenjak kepergianmu, masih terasa jelas dalam benakku. Hati ini tak mampu berbuat apa-apa lagi, selain menyadari kepergianmu dan melihatmu yang mulai samar dimataku. Kesalahan yang kita buat, bukanlah satu penyebab dari perpisahan ini. aku ataukah dirimu, yang mulai meninggakan kebiasaan kita. Aku tak akan pernah mengusik kepergianmu. Karena, aku yakin bila kepergianmu ini adalah keputusan terbaikmu untuk mencapai kebahagiaan yang kau inginkan. Ingatlah satu hal tentang diriku, jika kebahagiaanmu lah yang terpenting untukku. Karena, kebahagiaanmu adalah surga untukku. Jika ada waktu yang membuatmu terpaksa mengingatku, aku harap tidak ada satu hal yang membuatmu betah untuk mengingatku. Aku tak ingin dirimu berlama-lama memikirkan apa yang seharusnya kau lupakan. Biarkanlah semua ini aku yang merapikannya. Cukup dengan senyum manis yang selalu ku kenang, itu lebih dari cukup bantuan yang kau berikan. Sekarang, berbahagialah dengan kehidupanmu yang baru. Mungkin, suatu hari nanti aku akan hadir lagi dalam hidupmu. Tapi bukan untuk mengusikmu, melainkan memastikanmu dan menanyakan kabar baikmu.

            Semua ini telah mencapai ujung cerita. Dirimu sudah mendapatkan kebahagian yang kau impikan. Sedangkan aku, masih merapikan semua kenangan yang berserakan untuk aku kumpulkan. Biarlah kenangan ini yang menjadi teman hidupku. Dunia mimpi yang mulai aku bangun semenjak kau pergi, kini sudah hampir selesai aku bangun. Bayangmu yang hidup tenang dalam benakku, adalah hal terakhir yang ku punyai darimu. Entah sampai kapan aku akan terus seperti ini. Aku tak ingin keindahanmu meninggalku, walaupun aku mempunyai kesempatan lain untuk bahagaia. Karena, aku masih yakin jika dirimu adalah hal terindah yang bisa aku miliki sampai saat ini.
g
n
a
u
j
r
B
h
h
h
.
r
M